Blogging | Komputer | Sosial Media

3 Cara Mengecek Blog Valid AMP dengan Mudah

AMP merupakan singkatan dari Accelerated Mobile Pages. Dalam bahasa indonesia, berarti laman seluler dipercepat. Proyek AMP ini merupakan proyek yang dibuat oleh Google yang bersifat open source. Proyek ini dibuat untuk mengoptimalkan kinerja halaman web dalam versi mobile. Di era smartphone saat ini, tidak bisa dipungkiri bahwa jumlah pengunjung sebuah web memiliki dua tipe sumber trafik jika dilihat dari segi perangkat. Trafik yang berasal dari desktop dan mobile.

Proyek ini dibuat untuk kenyamanan pengguna yang mengakses halaman web via mobile. Dengan menggunakan teknologi AMP, halaman web yang memuat berbagai konten seperti gambar, video, dan grafis lain nya bisa dimuat seketika. Halaman web yang telah menggunakan teknologi AMP, memungkinkan bisa dimuat 4X lebih cepat dari biasanya. Selain itu, dari sisi pengguna bisa menghemat data internet hingga 10X lipat. Namun, pemilik web harus rela tampilan laman nya jadi sederhana. Saat ini, teknologi AMP belum bisa mendukung berbagai jenis konten dan grafis seperti pada laman non-AMP sehingga tampilan laman nya lebih sederhana. Mengingat teknologi AMP ini masih dalam tahap pengembangan.

Teknologi AMP ini sangat cocok diterapkan bagi pemilik web yang memiliki jumlah pengunjung mobile yang cukup banyak. Dengan menerapkan teknologi AMP, harapan nya pengunjung via mobile bisa lebih nyaman dalam mengakses web kita. Untuk pengguna platform Wordpress, anda bisa menggunakan plugin AMP agar halaman web bisa menyesuaikan dengan format AMP. Sedangkan untuk pengguna platform Blogger, anda diharuskan untuk menggunakan template yang sudah mendukung fitur AMP ini.

Saya sarankan untuk pengguna platform Blogger menggunakan fitur AMP ini pada blog baru. Selain template yang digunakan harus mendukung fitur AMP, ada beberapa elemen dalam blog yang harus disesuaikan seperti gambar pada blog. Jika anda memiliki ratusan halaman posting, maka semua gambar pada posting tersebut harus anda rubah satu per satu. Berbeda dengan platform Wordpress, anda bisa menggunakan plugin yang bisa mempermudah proses perubahan struktur pada halaman web.

Jika anda sudah menerapkan teknologi AMP pada web. Anda bisa mengecek laman web tersebut menggunakan beberapa alat pengetesan AMP. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir ada error pada laman web. Sehingga laman web yang kita rubah ke laman AMP bisa valid. Saya akan ulas dua cara mudah untuk mengecek laman web valid AMP. Untuk pengetesan halaman web nya, saya menggunakan blog infinite amp dengan template yang di desain oleh mba Arlina. Karena halaman blog saya untuk saat ini belum mendukung teknologi AMP.

Menggunakan Google AMP Test

google amp test

Anda bisa langsung menggunakan alat tes amp yang telah disediakan oleh google yaitu Google AMP Test. Anda bisa langsung memasukkan url halaman web yang akan di tes. Jika struktur amp nya sudah benar, maka akan muncul keterangan valid dengan tulisan berwarna hijau.
valid google amp

Menggunakan AMP Validator

tes amp validator
Alat yang kedua ini merupakan alat tes yang disediakan oleh tim proyek AMP. Anda bisa mengunjungi alat tes nya di The AMP Validator. Alat ini lebih mudah untuk digunakan karena anda hanya tinggal memasukkan url halaman web yang akan dicek tanpa harus melewati kode captcha terlebih dahulu. Jika struktur halaman nya valid, maka akan muncul keterangan PASS yang menunjukkan bahwa struktur amp yang dipasang telah sesuai dengan aturan nya. Jika masih ada struktur yang salah, nanti akan muncul peringatan di baris mana error tersebut.

Menggunakan Ekstensi AMP Validator

ekstensi amp validator

Ekstensi ini dibuat oleh tim proyek AMP itu sendiri. Anda bisa memasang ekstensi ini pada browser chrome. Anda bisa memasang ekstensi ini dengan mengunjungi halaman AMP Validator. Jika sudah terpasang, maka akan muncul icon kecil disebelah kiri url bar pada browser. Anda bisa langsung mengetes nya dengan membuka laman web yang akan dicek. Jika halaman yang dites sesuai dengan aturan AMP, maka icon petir nya akan berubah menjadi warna hijau. Jika ada yang salah, maka akan berubah menjadi warna merah.

Itulah beberapa cara yang dapat anda gunakan dalam melakukan pengecekan halaman web valid AMP. Semoga dengan halaman web yang telah sesuai dengan aturan teknologi AMP ini membuat pengunjung nyaman ketika mengakses web kita. Dikarenakan halaman web kita menjadi lebih cepat untuk dimuat.
Tag : Blogging

Berlangganan : Masukan e-mail Anda untuk mendapatkan kiriman artikel terbaru dari Blog Drim Tekno.

Feed Count Drim Tekno
DMCA.com Protection Status
0 Komentar untuk "3 Cara Mengecek Blog Valid AMP dengan Mudah"

Komentar dimoderasi
Komentar akan muncul apabila disetujui oleh penulis